
Dapatkan informasi dan insight terbaru seputar ekosistem Assemblr, teknologi imersif, dan industri EdTech dalam satu tempat.
Tidak semua kisah luar biasa dari dunia pendidikan lahir dari sekolah formal. Tiara Annisa Novianti adalah tutor di SPNF SKB Kabupaten Banjar, sebuah lembaga pendidikan non-formal di Kalimantan Selatan, yang mengampu IPS dan Geografi untuk jenjang Paket A, B, dan C. Rumah belajar tempatnya mengajar memiliki sekitar 200 warga belajar dengan rentang usia yang sangat luas, dari anak-anak hingga lansia. Di lingkungan seperti ini, kreativitas bukan sekadar nilai tambah. Melainkan, sebuah keharusan.
.jpg)
Tiara sebenarnya sudah mengenal Assemblr EDU sejak 2024, namun yang membawanya kembali adalah sebuah video TikTok yang mengumumkan dua hal: integrasi Assemblr EDU dengan Belajar.id, dan hadirnya fitur pembuatan konten 3D berbasis kecerdasan buatan (AI).
Ia langsung mencoba memperkenalkannya ke warga belajar dan mendapatkan respon yang luar biasa. Mereka menyebut pengalaman ini sebagai sesuatu yang baru dan sangat interaktif. Antusiasme itulah yang semakin meyakinkan Tiara bahwa teknologi AR memang punya tempat di pendidikan kesetaraan.
.jpg)
Saat mendaftar lomba Gebyar Pendidikan Kesetaraan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar dengan tema pemanfaatan digitalisasi dalam pembelajaran, Tiara memilih materi Vulkanisme untuk proyeknya. Alasannya jelas: proses geologi seperti ini sulit divisualisasikan lewat teks biasa, tapi dengan AR, warga belajar bisa melihat struktur gunung berapi dan alur letusan secara tiga dimensi, langsung di depan mata mereka.
Ia membangun proyek tersebut menggunakan Assemblr EDU, mempresentasikan naskah praktik baiknya pada 17 April 2026, dan di hari yang sama diumumkan sebagai Juara 3.
Fitur yang paling ia andalkan adalah akses AR berbasis barcode, karena memungkinkan pengguna untuk memunculkan visualisasi AR tanpa perlu mengunduh aplikasi. Bagi kelas dengan warga belajar yang latar belakang teknologinya sangat beragam, kemudahan seperti ini adalah salah satu kunci yang penting.
.jpg)
"Rasanya campur aduk, senang sekaligus terharu." cerita Tiara. "Yang paling membahagiakan sebenarnya bukan semata juaranya, tetapi menyadari bahwa apa yang saya lakukan untuk warga belajar ternyata memiliki nilai dan layak untuk dibagikan kepada pendidik lain."
Pesannya untuk pendidik yang belum mencoba juga sederhana: mulailah dari materi yang paling sulit dijelaskan secara konvensional, karena disitulah AR paling terasa dampaknya. Tidak perlu menunggu sempurna dulu. Dan jika ingin ikut lomba, tampilkan apa yang benar-benar dilakukan di lapangan, karena kejujuran praktik itulah yang paling kuat berbicara di hadapan juri.
"Inovasi terbaik lahir bukan dari tekanan, tapi dari rasa cinta terhadap dunia pendidikan."
Terinspirasi dari kisah Tiara? Jelajahi bagaimana Assemblr EDU bisa mengubah pengalaman belajar di kelasmu, baik di sekolah formal, lembaga non-formal, atau dimanapun kamu mengabdi.
Assemblr Pte Ltd
Jl. Ir. H.Juanda no. 477A Blok D
336 Smith Street 05-301
Pusat Jembatan Baru, Singapura. 050336
+62 (22) 2046 3080
Hubungi Kami